Opini

Kupas Tuntas Istilah-Istilah di Universitas Terbuka

Kupas Tuntas Istilah-Istilah di Universitas Terbuka
Bagikan :

Kupas Tuntas Istilah-Istilah di Universitas Terbuka

Munjiyati

Oleh: Munjiyati *)

OPINI, utrembang.com – Universitas Terbuka (UT) hadir sebagai salah satu solusi di dunia pendidikan dengan menerapkan sistem perkuliahan jarak jauh yang fleksibel.

Namun, di balik fleksibilitas tersebut, terdapat sejumlah istilah yang belum sepenuhnya dipahami oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa baru.

Ketidaktahuan terhadap istilah-istilah tersebut kerap membuat mahasiswa Universitas Terbuka mengalami hambatan dalam menjalani proses perkuliahan.

Istilah Pembelajaran Mandiri di Universitas Terbuka

Di Universitas Terbuka, dosen disebut sebagai tutor.

Peran tutor sangat penting dalam proses perkuliahan mahasiswa, sebagaimana dosen pada perguruan tinggi konvensional.

Berbeda dengan kampus konvensional, mahasiswa dan tutor di Universitas Terbuka menggunakan bahan ajar utama yang disebut BMP atau Buku Materi Pokok.

BMP tersedia dalam dua bentuk, yakni cetak dan digital. Versi digital dapat diakses oleh mahasiswa maupun tutor melalui laman pustaka.ut.ac.id.

Selain itu, terdapat istilah TTM dan Tuton yang sering dijumpai mahasiswa.

TTM merupakan singkatan dari Tutorial Tatap Muka, yaitu kegiatan perkuliahan yang dilaksanakan secara luring atau langsung di kelas bersama tutor.

BACA JUGA :  TKA bagi Mahasiswa Lolos SNBP: Tantangan atau Tekanan?

Sementara itu, Tuton atau Tutorial Online adalah kegiatan tutorial yang dilaksanakan secara daring tanpa pertemuan langsung. Interaksi antara mahasiswa dan tutor dilakukan melalui laman elearning.ut.ac.id.

Mahasiswa juga dapat mengakses laman silayar.ut.ac.id untuk mengikuti tutorial berbasis web atau yang dikenal dengan istilah Tuweb.

TMK atau Tugas Mata Kuliah pada TTM dan Tuton memiliki perbedaan, baik dari segi mekanisme pengumpulan maupun bobot penilaian.

Sebagaimana pada umumnya, TMK menjadi salah satu komponen penting dalam penilaian akademik mahasiswa untuk memperoleh IPs (Indeks Prestasi Semester) maupun IPK (Indeks Prestasi Kumulatif). Oleh karena itu, mahasiswa dituntut mengerjakan tugas dengan optimal.

Berbagai Macam Skema Ujian di Universitas Terbuka

Sebagai perguruan tinggi dengan sistem fleksibel, skema ujian di Universitas Terbuka berbeda dengan universitas konvensional.

Universitas Terbuka menerapkan tiga jenis skema ujian.

Pertama, UTM atau Ujian Tatap Muka, yakni ujian yang dilaksanakan secara langsung di ruang ujian sesuai dengan jadwal yang tertera pada Lembar Ujian. Mahasiswa mengerjakan soal dan mengisi Lembar Jawaban Ujian.

BACA JUGA :  Organisasi Kemahasiswaan Universitas Terbuka: Antara Kebutuhan Sosial dan Tantangan Sistem Jarak Jauh

Kedua, UO atau Ujian Online, yaitu ujian yang dilaksanakan menggunakan komputer. Pada skema ini, hasil atau skor jawaban dapat langsung diketahui setelah ujian selesai, sehingga mahasiswa memperoleh gambaran kelulusan berdasarkan bobot penilaian UT.

Ketiga, THE atau Take Home Exam, yakni ujian yang dilaksanakan secara daring melalui gawai atau komputer dari rumah dengan batas waktu enam jam sejak soal diunduh.

Skema Layanan Perkuliahan di Universitas Terbuka

Terdapat dua skema layanan perkuliahan di Universitas Terbuka yang penting untuk diketahui mahasiswa, yakni SIPAS dan Non-SIPAS.

SIPAS atau Sistem Paket Semester merupakan layanan di mana mahasiswa tidak perlu memilih mata kuliah setiap semester karena UT telah menyusun paket mata kuliah dari semester satu hingga semester delapan.

Sebaliknya, pada layanan Non-SIPAS, mahasiswa diberikan keleluasaan untuk menentukan mata kuliah yang akan diambil pada setiap semester sesuai dengan kondisi dan perencanaan akademiknya.

BACA JUGA :  Perempuan Modern dan Warisan Kartini di Tengah Hustle Culture

Mahasiswa dapat memilih skema layanan perkuliahan yang paling sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Sentra Layanan sebagai Pendukung

UPBJJ-UT atau Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka merupakan kantor UT di wilayah tertentu, seperti UPBJJ-UT Semarang yang melayani wilayah Jawa Tengah.

Dalam pelaksanaannya, UPBJJ-UT memiliki mitra yang dikenal sebagai SALUT atau Sentra Layanan UT, salah satunya SALUT Kartini Rembang sebagai mitra UPBJJ-UT Semarang.

Keberadaan SALUT berperan dalam memberikan pendampingan, informasi terkini, serta bantuan layanan kepada mahasiswa agar proses perkuliahan dapat berjalan secara optimal.

Universitas Terbuka mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kemandirian dalam belajar. Oleh karena itu, pemahaman terhadap berbagai istilah di UT menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menjalani perkuliahan.

*) Mahasiswa Semester 5 Ekonomi Pembangunan, UT Salut Kartini Rembang

Video pilihan: Karavista Musik


Bagikan :
Editor : Alfia Dwi Nastiti