Berita

Tinjau Salut Kartini Rembang, Wakil Rektor UTCC Beberkan Revisi Regulasi Salut Berbadan Hukum

Tinjau Salut Kartini Rembang, Wakil Rektor UTCC Beberkan Revisi Regulasi Salut Berbadan Hukum
Bagikan :

Tinjau Salut Kartini Rembang, Wakil Rektor UTCC Beberkan Revisi Regulasi Salut Berbadan Hukum

Kunjungan UT Pusat didampingi UT Semarang ke Salut Kartini Rembang. (Windy Eka Putri Devina)

REMBANG, utrembang.com – Dalam rangka meninjau secara langsung efektivitas layanan kemahasiswaan, jajaran manajemen Universitas Terbuka Pusat menyambangi kantor Sentra Layanan Universitas Terbuka (Salut) daerah yang berada di bawah naungan UT Semarang, salah satunya UT Salut Kartini Rembang, pada Minggu (27/09).

Kunjungan ini dilaksanakan tidak sekadar untuk memastikan Salut dikelola sesuai dengan pedoman, tetapi sekaligus memberikan arahan berkaitan dengan legalitas Salut.

Wakil Rektor III UTCC, Paken Pandiangan, menjelaskan bahwa saat ini pihak UT Pusat sedang melakukan revisi terkait peraturan rektor maupun pedoman kantor-kantor Salut dan sudah hampir selesai.

“Dalam waktu satu tahun ini kita melakukan moratorium, maksudnya tidak akan ada penambahan Salut yang lain. Karena melihat regulasi sebelumnya masih ada yang kurang sehingga peraturan rektor maupun pedoman untuk Salut sedang kita revisi. Salah satu yang berbeda adalah ke depan Salut harus berbentuk badan hukum, yaitu yayasan,” jelas Paken.

BACA JUGA :  Peringatan Hari Pers Nasional, UKM Jurnatera UT Salut Kartini Rembang Soroti Tantangan Jurnalisme Kampus

Langkah ini diambil sebagai upaya agar kepala Salut dan jajarannya memiliki kapasitas yang lebih.

Dari yang sebelumnya Salut terkesan berperan hanya untuk membantu UT memberikan layanan, kini dalam regulasi baru telah diubah menjadi tugas Salut adalah membantu mahasiswa untuk memberikan layanan.

Lebih lanjut, Paken menuturkan bahwa harapannya setelah Salut berbentuk yayasan nanti, ketua yayasan dapat melakukan perjanjian kerja sama dengan pihak lain.

“Sudah diidentifikasi pada pedoman, ada 12 layanan akademik dan 3 layanan nonakademik, termasuk di dalamnya pembinaan ormawa. Ke depan kami berharap setelah berbentuk yayasan nanti, ketua yayasan dapat melakukan perjanjian kerja sama dengan pihak lain, termasuk bupati, DPRD, dan instansi lainnya,” tambahnya.

5941b264-edcb-4480-9e54-af54cb997e6c

Wakil Rektor III UT Pusat melakukan telusur fasilitas dan layanan di Salut Kartini Rembang. (Windy Eka Putri Devina)

Tidak hanya itu, Paken juga mengapresiasi penuh terhadap pengelolaan Salut Kartini Rembang serta kinerja dalam memberikan layanan kepada mahasiswa yang dinilai telah melebihi ekspektasi.

BACA JUGA :  Menyambut Bulan Rajab, Masyarakat Sendang Agung Gelar Pengajian dan Doa Bersama

Sementara itu, Direktur UT Semarang, Iqbal Miftakhul Mujtahid, menyampaikan imbauan bagi masyarakat untuk lebih teliti saat akan bergabung dengan Universitas Terbuka melalui layanan Salut daerah.

“Mitra strategis Universitas Terbuka Semarang adalah Salut Kartini Rembang dan Salut Pusaka Lasem. Di luar itu, masyarakat diimbau untuk jangan sampai terperdaya jika ada hal seperti memberi iming-iming layanan lebih atau layanan akademik dan nonakademik di luar kedua Salut yang saya sebutkan adalah bukan mitra strategis dari Universitas Terbuka Semarang,” tutur Iqbal.

Kunjungan kerja ini ditutup dengan sesi peninjauan langsung fasilitas, sarana, dan prasarana di kantor Salut Kartini Rembang oleh rombongan UT Pusat yang didampingi manajemen UT Semarang dengan rangkaian kegiatan yang berjalan secara interaktif.

BACA JUGA :  Kue Keranjang, Manisnya Harapan di Balik Perayaan Imlek

Melalui standardisasi regulasi baru yang kini tengah digodok serta komitmen pengawasan langsung ini, diharapkan kehadiran Salut di daerah benar-benar menjadi perpanjangan tangan UT Pusat yang andal dalam mendampingi perjalanan akademik seluruh mahasiswanya.

Video pilihan: Teluk Bayur – Karavista Musik


Bagikan :
Editor : Alfia Dwi Nastiti