Berita

Perkuat Kolaborasi dengan Masyarakat, Salut Kartini Jadi Lokasi Ujian Perangkat Desa Sanetan

Perkuat Kolaborasi dengan Masyarakat, Salut Kartini Jadi Lokasi Ujian Perangkat Desa Sanetan
Bagikan :

Perkuat Kolaborasi dengan Masyarakat, Salut Kartini Jadi Lokasi Ujian Perangkat Desa Sanetan

Foto tes seleksi perangkat Desa Sanetan di gedung Salut Kartini Rembang. (Windy Eka Putri Devina)

REMBANG, utrembang.com – Gedung Salut Kartini tidak hanya dimanfaatkan sebagai fasilitas untuk menunjang layanan akademik maupun nonakademik mahasiswa UT, melainkan juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat, seperti ujian penjaringan Calon Perangkat Desa Sanetan, Kecamatan Sluke, pada Senin (26/10).

Dalam pelaksanaannya, terdapat dua kandidat yang mengikuti ujian untuk mengisi jabatan Kepala Urusan (Kaur) Umum melalui tiga tahapan, yaitu tes tertulis, tes komputer, dan tes wawancara.

Ketua Panitia Ujian Perangkat Desa, Mochammad Masyruf, menyampaikan bahwa pemilihan Gedung Salut Kartini sebagai lokasi ujian Perangkat Desa Sanetan merupakan hasil kesepakatan bersama.

“Menurut teman-teman panitia, tempat ini strategis dan memiliki fasilitas yang mendukung sehingga diputuskan menjadi lokasi ujian,” ujar Masyruf.

BACA JUGA :  Kunjungan ke Perpustakaan Daerah Meningkat Hampir Tiga Kali Lipat, Fasilitas dan Event Jadi Penarik Utama

Ia menambahkan, tahapan penjaringan mulai dari pemberkasan hingga pelaksanaan ujian telah berlangsung dari 6 hingga 12 Oktober 2026.

Camat Sluke sekaligus Ketua Panitia Pengawas, Mokhamat Ansori, menjelaskan bahwa struktur panitia terdiri atas tiga tim, yaitu tim pengendali, panitia pengawas, dan tim panitia desa.

“Ada tiga tim: tim pengendali yang bertanggung jawab penuh kepada Bupati, panitia pengawas, dan tim panitia desa. Tugas utama kami adalah mengawasi jalannya tahapan pengadaan dan penjaringan perangkat desa. Tim penjaringan tingkat desa wajib mematuhi seluruh tahapan yang telah ditetapkan,” jelas Ansori.

Ia menambahkan, tim pengawas juga bertugas menerima masukan dari panitia desa mengenai proses pengadaan perangkat desa, termasuk jika ada dugaan pelanggaran atau protes dari peserta dan masyarakat.

BACA JUGA :  Buka Kuota 2.000 Peserta, UT Fun Run 2026 Berikan Kemudahan Pendaftaran

Apabila di kemudian hari tim pengawas tidak dapat menyelesaikan persoalan yang timbul, penyelesaian akan dikoordinasikan di tingkat kabupaten.

WhatsApp Image 2026-10-26 at 18.07.24 (1)

Foto saat test berlangsung di gedung Salut Kartini Rembang. (Windy Eka Putri Devina)

Ansori berharap penjaringan perangkat desa di wilayah Sluke berjalan lancar, kondusif, serta jujur dan akuntabel sehingga kandidat yang terpilih memiliki kompetensi yang sesuai.

Sementara itu, salah satu penguji tes wawancara, Moh. Nur Said, menyampaikan bahwa terdapat tiga indikator utama yang dinilai, yaitu wawasan kebangsaan, perilaku, dan budi pekerti, dengan menggunakan pedoman skor.

“Kami ditugaskan untuk menguji sesi wawancara. Terdapat tiga hal yang dinilai, yaitu wawasan kebangsaan, perilaku, dan budi pekerti. Artinya, kami menilai aspek kecakapan (skill), pengetahuan (knowledge), serta sikap (attitude). Kami telah menyusun pedoman skor peserta yang menjawab dengan baik akan memperoleh nilai maksimal,” tutur Said.

BACA JUGA :  Jadi Awal Perjalanan Baru, Ratusan Mahasiswa UT Semarang Diwisuda

Hasil akhir dari tes wawancara tersebut diperoleh dari akumulasi keseluruhan poin yang kemudian dibagi sepuluh.

Said berharap kandidat yang meraih nilai tertinggi dan terpilih adalah perangkat desa yang berintegritas dan berkompetensi tinggi.

Menurutnya, kompetensi yang tinggi akan berbanding lurus dengan kualitas kinerja perangkat desa tersebut.

Pemanfaatan Gedung Salut Kartini sebagai lokasi ujian ini menunjukkan bahwa fasilitas UT mampu mendukung kegiatan masyarakat di luar layanan akademik.

Melalui kolaborasi ini, Salut Kartini diharapkan dapat terus menjadi mitra masyarakat dan mendukung berbagai kegiatan positif di lingkungan sekitar.

 

Video Pilihan: Bukit Berbunga – Karavista Music


Bagikan :
Editor : Bagus Yusril