Berita

SMKN 1 Rembang Juara Stemsa Cup 2026, Comeback Dramatis di Detik Terakhir

SMKN 1 Rembang Juara Stemsa Cup 2026, Comeback Dramatis di Detik Terakhir
Bagikan :

SMKN 1 Rembang Juara Stemsa Cup 2026, Comeback Dramatis di Detik Terakhir

Pertandingan bola basket Stemsa Cup 2026 di SMKN 1 Rembang. (Putri Ulya Najwa Robbaniya)

REMBANG, utrembang.com – Ajang Stemsa Cup 2026 yang mempertemukan tim basket pelajar di Kabupaten Rembang berlangsung seru hingga partai final.

SMKN 1 Rembang akhirnya keluar sebagai juara kategori SMA putra setelah melewati pertandingan ketat melawan SMAN 2 Rembang dan menutup laga dengan kemenangan 24–22.

Tim basket SMKN 1 Rembang, Hammers, berhasil meraih juara pertama kategori SMA putra dalam ajang Stemsa Cup 2026.

Hammers menang setelah mengalahkan tim basket SMAN 2 Rembang, Simply, pada pertandingan final di lapangan SMKN 1 Rembang.

Pertandingan berlangsung sengit hingga detik-detik terakhir. Memasuki satu menit terakhir, SMKN 1 Rembang masih tertinggal dua poin dari SMAN 2 Rembang dengan skor 19–21. Kedua tim terus berusaha menambah poin untuk mengamankan gelar juara.

Ketegangan semakin terasa ketika pertandingan memasuki 30 detik terakhir.

Salah satu pemain Hammers mengalami cedera setelah terjatuh dan bagian belakang kepalanya terbentur.

Pemain tersebut harus ditandu ke pinggir lapangan untuk mendapatkan penanganan.

Dalam situasi yang semakin menegangkan, Hammers tetap berusaha menjaga konsentrasi.

Momentum kemudian datang pada detik-detik akhir ketika Hammers mendapatkan tiga kali kesempatan free throw.

BACA JUGA :  UT Pusat Tinjau Kelas Tatap Muka, Berikan Jempol untuk Layanan Salut Kartini Rembang

Kesempatan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan.

Hammers mampu memanfaatkan momentum hingga akhirnya membalikkan keadaan dan menutup pertandingan dengan kemenangan 24–22 atas Simply.

Kemenangan tersebut disambut haru oleh para pemain dan suporter Hammers.

Salah satu pemain Hammers, Ridho Tri Putra Jaya, mengaku sangat terharu setelah timnya berhasil membawa nama sekolah menjadi juara.

“Wah, senang sekali. Saya sangat terharu. Tadi saya sempat nangis karena sudah membawa nama SMKN 1 Rembang menjadi juara satu,” ujar Ridho.

Menurut Ridho, kerja sama dan komunikasi antarpemain menjadi kunci kemenangan Hammers dalam pertandingan final.

Tim juga rutin melakukan latihan untuk membangun kekompakan dan mengurangi miskomunikasi selama pertandingan.

“Kunci kemenangan pertandingan kali ini itu saling bekerja sama antartim. Setelah itu, kita juga sering latihan dan komunikasi dengan teman-teman, jadinya tidak ada miskom dan bisa jadi juara,” katanya.

Ridho menyebut salah satu momen yang paling tidak terlupakan adalah ketika timnya tertinggal pada detik-detik akhir sebelum mendapatkan tiga kesempatan free throw.

BACA JUGA :  Dindikpora Rembang Kenalkan Budaya Laesan Lasem untuk Kuatkan Karakter Generasi Muda

“Detik-detik terakhir tadi kita sudah tertinggal poin, kemudian tadi kita dapat free throw tiga kali. Itu tadi detik-detik kemenangan, jadi sangat-sangat mendebarkan,” ujarnya.

Dukungan suporter juga dinilai memiliki peran penting dalam pertandingan.

Ridho yang juga menjadi capo (koordinator) suporter mengatakan sorakan dari tribun dapat memengaruhi mental pemain di lapangan.

“Menurut saya, suporter itu sangat penting karena bisa menurunkan mental pemain lawan dan menaikkan mental pemain yang didukung,” katanya.

3fc2ec5a-1717-4710-8fd1-003b287834f2

Penyerahan pemenang Stemsa Cup 2026, dimenangkan oleh Tim Hammers. (Putri Ulya Najwa Robbaniya)

Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Rembang, Ahmad Rizal Lutfi yang akrab disapa Bede, mengatakan pertandingan final berlangsung dengan tensi yang cukup tinggi.

Menurutnya, kedua tim dan pelatih sama-sama memiliki keinginan kuat untuk menjadi juara karena Stemsa Cup 2026 merupakan ajang pertama yang digelar di SMKN 1 Rembang.

“Kalau masalah pertandingan, sebenarnya sedikit ada tensi yang panas karena saya yakin dua tim dan dua pelatih juga sama-sama ingin jadi juara. Ini event pertama kali di SMKN 1 Rembang, jadi kedua tim pasti ngotot,” ujar Bede.

BACA JUGA :  Pantai Dasun, Wisata Keluarga yang Siap Mendunia

Meski pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi, Bede mengapresiasi kondisi di lapangan yang tetap kondusif hingga pertandingan selesai.

Bede berharap Stemsa Cup dapat kembali diselenggarakan pada 2027 dengan pelaksanaan yang lebih baik.

“Semoga event-nya lebih sempurna lagi, kekurangan-kekurangan yang ada sekarang diperbaiki, dan semoga event Stemsa Cup 2027 ada lagi,” pungkasnya.

Selain kategori SMA putra, Stemsa Cup 2026 juga mempertandingkan kategori SMA putri, SMP putra, dan SMP putri.

Pada kategori SMA putra, SMKN 1 Rembang menjadi juara pertama, SMAN 2 Rembang juara kedua, sedangkan SMAN 1 Sulang dan SMAN 1 Pamotan menjadi juara ketiga bersama.

Kategori SMA putri dimenangkan SMAN 3 Rembang. SMAN 2 Rembang menjadi juara kedua, sementara SMAN 1 Sulang dan SMAN 1 Pamotan meraih juara ketiga bersama.

Untuk kategori SMP putra, SMPN 1 Rembang menjadi juara pertama, SMPN 2 Rembang juara kedua, dan SMPN 2 Sulang juara ketiga. Sementara itu, kategori SMP putri dimenangkan SMPN 2 Rembang A, disusul SMPN 2 Rembang B sebagai juara kedua dan SMPN 1 Sulang sebagai juara ketiga.

Penutupan Stemsa Cup 2026 berlangsung meriah. Kedua tim finalis bersama para suporter merayakan berakhirnya pertandingan dalam suasana penuh kebersamaan. Acara kemudian ditutup dengan penyalaan kembang api dan foto bersama para juara.

Video pilihan: Lintang Asmoro – Karavista Musik


Bagikan :
Editor : Alfia Dwi Nastiti