Pantai Dasun, Wisata Keluarga yang Siap Mendunia
REMBANG, utrembang.com – Hamparan pasir putih yang membentang luas mengantar pandangan ke laut yang tenang dan lapang.
Rerumputan hijau yang terbuka lapang berpadu dengan angin pesisir dan deburan ombak yang datang dan pulang.
Pantai Dasun menyuguhkan pertemuan alam yang sederhana, namun penuh kesan dan layak dikenang.
Terletak di Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Pantai Dasun telah dibuka untuk umum sejak dua tahun terakhir.
Meski terbilang baru, pantai ini perlahan tumbuh menjadi ruang rekreasi favorit masyarakat.
Keindahannya amat sederhana. Keterbukaan alamnya, pantai berpasir yang luas, laut yang jernih, berpadu dengan suasana yang ramah bagi siapa saja yang datang.
Salah satu penjual di Pantai Dasun, Ning, menjadi salah satu saksi awal perkembangan wisata ini.
Sejak pantai dibuka, ia telah berjualan, bermula dari warung kecil sederhana hingga kini memiliki lapak yang lebih layak.
Tentu saja hal itu berkat dukungan pemerintah desa setempat.
Ia menuturkan tingkat keramaian pengunjung di Pantai Dasun tidak menentu, namun cenderung ramai pada pagi dan sore hari.
“Ramainya tidak menentu, biasanya pagi dan sore,” ucap Ning.
Meski demikian, Ning menilai perkembangan pantai ini sudah cukup pesat dan sangat membantu perekonomian warga lokal.
Keberadaan pantai ini tidak hanya memberi dampak ekonomi, tetapi juga membuka peluang besar untuk ke depannya.
Pasalnya, pada April mendatang, pantai ini direncanakan menjadi lokasi kegiatan jet ski internasional.
Sebelumnya, pantai ini juga pernah menjadi lokasi pertandingan voli pantai yang cukup ramai.
Dengan adanya agenda-agenda tersebut, diharapkan mampu memperkenalkan Pantai Dasun ke khalayak yang lebih luas sekaligus mendorong pertumbuhan wisata pesisir wilayah Rembang.
Tak hanya menjadi ruang ekonomi warga, Pantai Dasun juga menghadirkan kenyamanan dan meninggalkan kesan yang menyenangkan.
Sebagai destinasi keluarga, Pantai Dasun dinilai nyaman, ramah, dan aman.
Area pantai yang luas, pasir yang bersih tanpa karang tajam, serta deretan pedagang yang ramah membuat pengunjung betah berlama-lama.
Maka tak heran, jika pada pagi hari, banyak masyarakat sekitar berjalan-jalan santai dan bersepeda di tepi pantai.
Fasilitas pendukung pun tersedia, mulai dari WC umum, bangku santai, gazebo, lapangan voli pantai, hingga warung yang berjejer di tepi pantai, dapat dinikmati tanpa biaya parkir.
Munjiyati, atau akrab disapa Jiya, mengaku terkesan saat pertama kali berkunjung ke pantai ini.
Menurutnya, Pantai Dasun terasa berbeda dibandingkan pantai lain di wilayah Rembang.
Hal tersebut karena pantai ini tetap ramai dan tertib meski tanpa pungutan masuk dan parkir.
Kesan hangat juga datang darinya yang menyebutkan pantai ini sebagai destinasi yang seru dan ramah untuk wisata keluarga.
“Pantainya luas, pedagangnya ramah-ramah, jajanannya murah dan enak, tipe pantainya berpasir, bukan karang, jadi aman buat anak kecil dan nyaman buat jalan-jalan, apalagi tidak ada biaya masuk,” ujar Jiya.
Ia juga menyoroti adanya lapangan voli pantai yang kerap digunakan untuk latihan atau sekadar bermain, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Ke depan, Pantai Dasun menyimpan harapan untuk terus tumbuh.
Terlebih, rencana penyelenggaraan kegiatan jet ski internasional pada April mendatang menjadi penanda bahwa pantai sederhana ini mulai menapaki ruang yang lebih luas.
Dengan dukungan pemerintah desa setempat dan Pemerintah Kabupaten Rembang, Pantai Dasun mampu berkembang menjadi destinasi unggulan yang tak sekadar ramai dikunjungi, tetapi juga berkesan dan terus dikenang.
Video pilihan: Karavista Musik