Berita

Salut Kartini Rembang Maksimalkan Layanan Akademik dan Jadi Pusat Interaksi Mahasiswa UT

Salut Kartini Rembang Maksimalkan Layanan Akademik dan Jadi Pusat Interaksi Mahasiswa UT
Bagikan :

Salut Kartini Rembang Maksimalkan Layanan Akademik dan Jadi Pusat Interaksi Mahasiswa UT

Layanan lengkap dan dekat mahasiswa, Salut Kartini Rembang kian diminati. (Alfia Dwi Nastiti)

REMBANG, utrembang.com – Salut Kartini Rembang terus memperkuat perannya sebagai pusat layanan akademik dan ruang interaksi mahasiswa Universitas Terbuka (UT).

Ketua Salut Kartini Rembang, Achmad Sholchan, menyampaikan bahwa seluruh kebutuhan akademik mahasiswa kini dapat diselesaikan di Salut tanpa perlu menuju Kantor UT di Semarang atau Jakarta.

“Fungsi Salut Kartini adalah melayani kebutuhan akademik mahasiswa. Jadi segala urusan akademik selesai di Salut,” ujarnya.

Dengan moto “Layanan Prima Sampai Wisuda”, mahasiswa didampingi sejak tahap sosialisasi hingga proses wisuda.

Layanan akademik yang tersedia meliputi tutorial tatap muka yang dilaksanakan di Gedung Salut dan SMAN 3 Rembang, serta fasilitasi ujian online.

Untuk layanan nonakademik, Salut Kartini menyediakan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dari seni hingga ilmiah, antara lain musik, content creator, badminton, futsal, e-sport, dan jurnalistik.

BACA JUGA :  Lebaran Bukan Sekadar Perayaan, Ini 5 Tradisi Warisan Budaya di Rembang yang harus Dijaga

Fasilitas yang tersedia mencakup laboratorium komputer, ruang tuton, akses Wi-Fi, fasilitas ibadah, toilet, ruang pertemuan, dan studio musik.

Menurut Sholchan, fasilitas yang paling sering dimanfaatkan adalah kelas tutorial tatap muka dan kegiatan UKM.

Dari total lebih dari 2.500 mahasiswa, sekitar 50 persen merupakan mahasiswa tatap muka, yang menjadikan Salut sebagai pusat interaksi langsung.

Untuk peningkatan layanan, Salut Kartini saat ini membuka konsultasi akademik beberapa hari dalam sepekan, melalui sosial media dan aktif via DM maupun Live.

Selain itu, mahasiswa semester akhir mendapatkan pendampingan dalam penyusunan karya ilmiah hingga proses unggah, termasuk fasilitas cek plagiasi yang dibiayai pihak Salut.

Namun, Sholchan mengakui adanya tantangan dalam melayani ribuan mahasiswa dengan kebutuhan berbeda.

BACA JUGA :  Potret Rembang Simpan Kisah, Seni dan Budaya di Baliknya

Salah satu kendala yang dihadapi saat ini ialah layanan perubahan skema ujian dari UT Pusat.

Layanan tersebut mengharuskan adanya biaya bagi mahasiswa yang melakukan perubahan skema ujian.

Seperti mengganti jadwal ujian tatap muka menjadi ujian online, atau sebaliknya.

“Ada yang tidak menerima ketentuan berbayar, tetapi setelah kami jelaskan aturan dari pusat, mereka akhirnya memahami,” katanya.

Sejumlah mahasiswa turut menyampaikan pengalaman mereka.

Salma Fandes Saktiani, mahasiswa PGSD program SIPAS TTM (Sistem Paket Semester Tatap Muka), mengaku mendapatkan layanan yang baik dari petugas Salut Kartini.

“Petugasnya ramah dan fasilitasnya nyaman. Salut jelas mempermudah karena saya bisa mendapatkan penjelasan lebih jelas soal perkuliahan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Evaluasi Posko Salut Kartini: Strategi Mendekatkan Pelayanan UT Rembang ke Penjuru Desa

Ia berharap ke depan penambahan jam layanan, ruang belajar, dan kegiatan mahasiswa dapat dilakukan.

Sementara itu, Rka Auliya Maharani, mahasiswa Ilmu Hukum program SIPAS non-TTM (Sistem Paket Semester Tanpa Tatap Muka), menyampaikan bahwa sejak pendaftaran hingga perkuliahan, Salut Kartini sangat membantu.

“Salut Kartini sangat informatif, apalagi terkait ujian dan update lokasi ujian informasi sangat cepat didapatkan,” katanya.

Meski kuliah full online, ia mengaku sering memanfaatkan Salut Kartini untuk berkumpul dengan mahasiswa lain.

Rani berharap UT semakin berkembang dan Salut Kartini dapat memiliki gedung olahraga sendiri.

Dengan berbagai peningkatan layanan dan fasilitas yang terus dibenahi, Salut Kartini Rembang semakin menunjukkan perannya sebagai pusat dukungan akademik mahasiswa UT dan ruang interaksi yang mendorong perkembangan mahasiswa UT di Kabupaten Rembang.

Video pilihan: Kemudahan Kuliah di UT


Bagikan :
Editor : Alfia Dwi Nastiti