Berita

Dinarpus Rembang Selenggarakan Lomba Mewarnai sebagai Upaya Literasi Sejak Dini

Dinarpus Rembang Selenggarakan Lomba Mewarnai sebagai Upaya Literasi Sejak Dini
Bagikan :

Dinarpus Rembang Selenggarakan Lomba Mewarnai sebagai Upaya Literasi Sejak Dini

Penampilan peserta lomba storytelling di Festival Literasi Rembang 2025. (Faizin)

REMBANG, utrembang.com – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Rembang menyelenggarakan lomba mewarnai bagi anak-anak sebagai upaya mendorong pengembangan kreativitas sekaligus menumbuhkan minat literasi sejak usia dini.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (17/12/2025) dan berlangsung tertib dengan antusiasme tinggi dari para peserta.

Ketua Panitia Festival Literasi 2025, M. Anwar Fuadi, mengharapkan lomba mewarnai menjadi sarana edukatif yang menyenangkan bagi anak-anak, sekaligus memperkenalkan peran perpustakaan sebagai ruang belajar, berkreasi, dan berinteraksi secara positif.

Melalui kegiatan ini, Dinarpus Kabupaten Rembang berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program literasi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

BACA JUGA :  UAS UT Salut Kartini Rembang Tuntas, Mahasiswa Antusias Hadapi Semester Berikutnya

“Tema Festival Literasi tahun ini adalah Rembang Membaca, Rembang Berdaya. Oleh karena itu, gambar yang ditampilkan dalam lomba mewarnai adalah Gedung Perpustakaan. Tujuannya untuk mengenalkan kepada adik-adik bahwa Kabupaten Rembang memiliki gedung perpustakaan yang representatif,” ujar Anwar.

Ia menambahkan bahwa Festival Literasi tidak hanya diisi dengan lomba mewarnai.

“Berbagai perlombaan lain juga digelar, di antaranya lomba storytelling, lomba pidato, lomba mata pelajaran, hingga lomba video promosi. Selain itu, terdapat pula pentas seni, talkshow, parade band, bazar buku, serta pameran kegiatan komunitas,” jelasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memeriahkan Festival Literasi yang berlangsung pada 16–18 Desember 2025.

Salah satu peserta lomba dari SMP Negeri 5 Rembang, Rafa Waliyus Soleh, yang mengikuti lomba storytelling dengan tema Sangkuriang, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

BACA JUGA :  Rembang Expo 2025: Persiapan Kilat, Stand UT SALUT Kartini Tampil Beda

“Harapan saya bisa mendapatkan pengalaman. Jika setelah ini saya diikutkan lomba lagi, saya ingin menjadi lebih baik,” ucap Rafa dengan antusias.

Festival Literasi 2025 mendapat sambutan positif dari para peserta, pendamping, serta masyarakat yang hadir.

Antusiasme terlihat dari tingginya partisipasi pelajar dari berbagai jenjang pendidikan yang mengikuti beragam perlombaan.

Selain menjadi ajang kompetisi, festival ini juga menjadi ruang apresiasi bakat dan kreativitas, sekaligus sarana memperkuat budaya literasi di Kabupaten Rembang.

Melalui penyelenggaraan Festival Literasi 2025 dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan yang lebih luas, sehingga perpustakaan semakin berperan sebagai pusat literasi dan pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA :  Kuliah Jarak Jauh Terbukti Efektif, UT Semarang Lepas 818 Wisudawan

Video pilihan: Universitas Terbuka di Era Digital


Bagikan :
Editor : Alfia Dwi Nastiti