Berita

FLS3N SMP Rembang 2026 Semarakkan Hardiknas, Delapan Cabang Seni di Lombakan

FLS3N SMP Rembang 2026 Semarakkan Hardiknas, Delapan Cabang Seni di Lombakan
Bagikan :

FLS3N SMP Rembang 2026 Semarakkan Hardiknas, Delapan Cabang Seni di Lombakan

Penampilan tari Kupatan Kendeng dari SMPN 2 Sulang. (Alfia Dwi Nastiti)

REMBANG, utrembang.com — Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMP Kabupaten Rembang Tahun 2026 digelar untuk menyemarakkan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Kegiatan ini berlangsung pada 27 Mei 2026 di SMP Negeri 2 Rembang serta Sanggar Budaya Kompleks Pendopo Museum Kartini Rembang.

Ketua Panitia Peringatan Hardiknas Kabupaten Rembang, Ngadiyono, menyampaikan bahwa pelaksanaan FLS3N tahun ini mengacu pada petunjuk teknis dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sehingga secara prinsip tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.

“FLS3N ini merupakan event nasional, jadi kita tetap mengacu pada juknis dari pusat. Beberapa cabang lomba yang dilombakan antara lain ilustrasi, tari kreasi, mendongeng, menulis cerita, ansambel, kreativitas musik tradisional, menyanyi solo, dan pantomim,” jelasnya.

BACA JUGA :  Mahasiswa Agribisnis: Siap Turun ke Lapangan atau Hanya Teori?

Ia menambahkan, sistem pendaftaran dibuka secara umum bagi SMP negeri maupun swasta di Kabupaten Rembang dengan total delapan cabang lomba. Pengumuman pemenang dilakukan secara simbolis pada hari pelaksanaan, sementara penyerahan penghargaan juara 1 sampai 3 akan dilaksanakan pada puncak peringatan Hardiknas di Alun-alun Rembang, 2 Mei 2026.

Menurut Ngadiyono, FLS3N tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pengembangan talenta nonakademik siswa.

Prestasi yang diraih dalam ajang ini berpotensi menjadi jalur prestasi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

“Ini bagian dari pengembangan seni dan sastra siswa. Bobotnya sama dengan akademik, dan nantinya bisa dikurasi sebagai jalur prestasi ke SMA. Harapannya, bakat siswa tetap terwadahi dan berkembang,” ujarnya.

203f8104-442a-4ee6-bdc1-a1b14831bb48

Pembukaan kegiatan FLS3N tingkat SMP se-Kabupaten digelar di SMPN 2 Rembang. (Alfia Dwi Nastiti)

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya nilai karakter yang dibangun melalui kegiatan ini, seperti kemandirian, percaya diri, gotong royong, dan kemampuan berkomunikasi.

BACA JUGA :  Hari Ibu ke-97, Pemkab Rembang Apresiasi Peran Perempuan

Selain itu, FLS3N juga menjadi ruang kolaborasi antarsiswa dari berbagai wilayah di Kabupaten Rembang.

“Tidak sekadar lomba, tetapi juga kesempatan untuk berkolaborasi antarsekolah, sehingga siswa dari daerah berbeda bisa saling mengenal,” tambahnya.

Salah satu peserta, Thalia Nurul Assyifa dari SMP Negeri 1 Rembang, mengaku mengikuti lomba solo vokal bersama satu rekannya.

Ia mengungkapkan tantangan terbesar yang dihadapi adalah faktor mental.

“Persiapannya hampir satu bulan. Saya membawakan lagu ‘Tiba-Tiba Cinta Datang’ dari Maudy Ayunda karena sesuai dengan karakter suara. Sekarang rasanya deg-degan dan nervous karena akan tampil,” ujarnya.

Sementara itu, peserta lomba tari kreasi, Naura Putri Andini dari SMP Negeri 2 Sulang, menampilkan tari Kupatan Kendeng yang berasal dari wilayah Kendeng Utara, sekitar Gunem–Blora.

BACA JUGA :  Nilai Pengawasan Kearsipan Rembang Memuaskan, Meningkat dari Tahun ke Tahun

Ia menyebut persiapan yang dilakukan kurang dari satu bulan karena terkendala bulan puasa dan Lebaran.

“Rasanya lega sudah menampilkan tari Kupatan Kendeng, menurutku penampilan tadi mungkin belum maksimal. Namun, kami sudah berusaha menampilkan yang terbaik tanpa kendala,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan FLS3N dapat terus menjadi ruang bagi siswa untuk menyalurkan bakat sekaligus membentuk karakter positif sejak dini.

Video pilihan: Karavista Musik


Bagikan :
Editor : Alfia Dwi Nastiti