Berita

Kampung Ramadan sebagai Ruang Silaturahmi Lintas Generasi

Kampung Ramadan sebagai Ruang Silaturahmi Lintas Generasi
Bagikan :

Kampung Ramadan sebagai Ruang Silaturahmi Lintas Generasi

Kampung ramadan di Alun-alun Lasem. (Putri Ulya Najwa Robbaniya)

REMBANG, utrembang.com – Kampung Ramadan yang untuk pertama kalinya digelar di Alun-alun Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, menghadirkan suasana berbeda bagi masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi pusat jajanan berbuka puasa, tetapi juga ruang silaturahmi warga lintas generasi dan agama.

Salah satu pengunjung yang berkunjung pada Sabtu (21/2), Nabila, mengaku tertarik datang karena suasana yang jarang ditemui di pusat kota tersebut.

“Pastinya yang membuat tertarik itu euforia ramainya, karena jarang sekali di Alun-alun Lasem ini ada kegiatan yang sifatnya ramai,” ujarnya.

Menurut Nabila, kesan yang dirasakan sangat seru karena dihadiri berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia.

BACA JUGA :  Rembang Expo 2025: Persiapan Kilat, Stand UT SALUT Kartini Tampil Beda

Ia menilai sebagai pusat kota, Alun-alun menjadi titik temu warga untuk berkumpul dan menikmati suasana bersama.

Ia juga menyoroti interaksi lintas agama yang terlihat selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, kondisi tersebut memang sudah menjadi hal yang wajar di Lasem karena masyarakat Tionghoa dan Muslim telah lama hidup berdampingan.

Namun, keberadaan Kampung Ramadan dinilai semakin mempererat hubungan tersebut.

“Mereka bisa bertegur sapa, makan jajan bersama, atau melakukan kegiatan bersama di Alun-alun ini,” katanya.

Ia bahkan melihat warga non-Muslim turut menikmati suasana dan bersenda gurau tanpa mempersoalkan latar belakang masing-masing.

Nabila berharap Kampung Ramadan dapat terus diadakan setiap tahun dan lebih meriah dengan jajanan yang lebih variatif.

BACA JUGA :  Lomba HUT Salut Kartini Rembang Diserbu Peserta: Badminton, Esport MLBB dan Futsal Paling Diminati

Dari sisi pedagang, dampak positif juga dirasakan sejak hari pertama pelaksanaan.

Salah satu pedagang, Muhammad Muchsin, mengaku bersyukur karena pendapatannya meningkat seiring tingginya antusiasme masyarakat.

“Alhamdulillah, pendapatan meningkat dan banyak orang datang ke Alun-alun Lasem,” ujarnya.

Muchsin menyebut pembeli berasal dari berbagai kalangan, termasuk non-Muslim, meskipun tetap didominasi umat Muslim.

Ia menilai kegiatan ini membuat warga yang sebelumnya jarang berkunjung ke Alun-alun menjadi lebih sering datang untuk menikmati keramaian.

Ia berharap dukungan terhadap Kampung Ramadan di Alun-alun Lasem terus berlanjut.

Pada tahun ini, kegiatan mendapat dukungan penuh dari Bank BKK yang menyediakan fasilitas tenda stan secara gratis tanpa biaya bagi pedagang.

BACA JUGA :  UKM Badminton Salut Kartini Rembang Giatkan Latihan Rutin, Agendakan Turnamen Internal

Dengan antusiasme warga dan dukungan berbagai pihak, Kampung Ramadan perdana di Alun-alun Lasem tidak hanya menghadirkan keramaian menjelang berbuka puasa, tetapi juga memperkuat kebersamaan sosial di tengah keberagaman masyarakatnya.

Video pilihan: Karavista Musik


Bagikan :
Editor : Alfia Dwi Nastiti