Salut Kartini Rembang Tancap Gas Tingkatkan Mutu Pendidikan di 2026
REMBANG, utrembang.com – Memasuki tahun 2026, dunia pendidikan di Universitas Terbuka (UT), khususnya di Salut Kartini Rembang, menunjukkan optimisme tinggi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Pimpinan Salut Kartini Rembang, Achmad Sholchan, menyampaikan harapan besar agar unit tersebut mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan Universitas Terbuka (UT) secara signifikan.
Hal itu disampaikannya dalam wawancara eksklusif pada Jumat (2/1).
Harapan tersebut sejalan dengan visi Universitas Terbuka dalam memberikan akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi mahasiswa di daerah.
“Memasuki 2026, harapan saya yang pertama, semoga mahasiswa yang bergabung di Salut Kartini Rembang pada semester ini mendapatkan nilai yang baik dan tidak ada yang mengulang,” harap Sholchan.
Pernyataan tersebut menekankan pentingnya keberhasilan akademik sebagai fondasi utama bagi mahasiswa UT Salut Kartini Rembang.
Selain itu, Sholchan menyampaikan harapan kedua yang bersifat lebih luas.
Ia berharap Salut Kartini Rembang mampu memberikan pelayanan yang lebih baik, baik dalam layanan akademik maupun nonakademik, sehingga mahasiswa dapat menempuh studi dengan lebih nyaman dan memperoleh hasil yang memuaskan.
Harapan ini mencerminkan komitmen pengelola dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung kesejahteraan dan keberhasilan mahasiswa.
Untuk mewujudkan hal tersebut, berbagai inovasi dan program baru telah direncanakan sejak 2025, terutama yang berfokus pada peningkatan layanan mahasiswa.
“Untuk layanan akademik, kami mempersilakan mahasiswa Salut Kartini Rembang yang ingin mengikuti tutorial online. Kami menyediakan fasilitas Wi-Fi dan komputer secara gratis di gedung Salut Kartini untuk keperluan tersebut,” katanya.
Langkah ini diharapkan dapat membantu mahasiswa menjadi lebih adaptif dan kompetitif di era digital.
Sementara itu, pada sektor nonakademik, pihaknya berupaya meningkatkan layanan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
“Kami persilakan para mahasiswa untuk mengikuti kegiatan UKM sesuai dengan minat dan bakat masing-masing,” ujarnya.
Dorongan ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengembangkan potensi diri di luar kegiatan akademik sebagai bekal menghadapi dunia kerja.
Saat ini, Salut Kartini Rembang juga telah menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Rembang melalui program beasiswa. Ke depan, peluang kerja sama tersebut akan terus diperluas.
“Setiap tahun, banyak mahasiswa UT yang memperoleh beasiswa dari pemerintah kabupaten. Tentunya, hal ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Rembang,” ungkap Sholchan.
Selain itu, pihaknya juga merencanakan kerja sama dengan dunia kerja dan dunia usaha.
“Yang sedang kami rintis, kami ingin bekerja sama dengan dunia kerja dan dunia usaha untuk memberikan bekal kepada mahasiswa maupun alumni. Barangkali dunia usaha membutuhkan tenaga kerja yang sesuai dengan kualifikasi ijazah yang dimiliki mahasiswa UT,” jelasnya.
Kolaborasi tersebut dinilai penting sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja agar lulusan UT Salut Kartini Rembang lebih siap bersaing.
Pesan dan harapan kepada mahasiswa UT Rembang pun disampaikan dengan penuh semangat.
“Selain menempuh studi di Universitas Terbuka dan menyelesaikan mata kuliah, mahasiswa juga jangan lupa mencari pengalaman melalui pengembangan keterampilan di dunia kerja. Bisa melalui kursus atau pengalaman kerja langsung. Lakukan dengan ikhlas dan sungguh-sungguh. Insyaallah, hal tersebut akan menjadi bekal ketika lulus dan terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya,” tuturnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, dunia pendidikan UT dan Rembang pada 2026 diharapkan semakin maju, adaptif, serta memberikan dampak positif bagi generasi muda.
Video pilihan: Inovasi yang dikembangkan UT