Berita

Kuliner Street Food dengan Suguhan Suasana Laut di Tengah Kota Rembang

Kuliner Street Food dengan Suguhan Suasana Laut di Tengah Kota Rembang
Bagikan :

Kuliner Street Food dengan Suguhan Suasana Laut di Tengah Kota Rembang

Street Food di Tengah Wilayah Kota Rembang Jadi Daya Tarik Masyarakat. (Alfia Dwi Nastiti)

REMBANG, utrembang.com – Menikmati semilir angin laut sambil menyantap jajanan kaki lima menjadi pengalaman tersendiri bagi warga Rembang.

Di kawasan Batu Kotak Pelabuhan Rembang, deretan pedagang kaki lima menawarkan beragam kuliner street food yang menggugah selera, berpadu dengan panorama laut dan keindahan sunset yang memanjakan mata.

Sore hari menjelang malam, kawasan ini perlahan berubah menjadi pusat keramaian.

Lampu-lampu jalan mulai menyala, suara ombak terdengar lembut di kejauhan, dan aroma tahu petis hangat bercampur dengan udara asin laut.

Menurut salah satu pedagang, Iyem, suasana paling ramai terjadi setiap malam Minggu dan malam Senin, sekitar pukul sembilan malam.

BACA JUGA :  Perdana, Dindikpora Rembang Gelar SPMB Online Mulai Tahun Ini

“Semua kalangan datang, tapi mayoritas anak muda. Puncak ramenya itu malam Minggu dan malam Senin,” ujarnya sambil melayani pembeli yang silih berganti.

Iyem telah berjualan di kawasan ini selama beberapa tahun.

Ia menuturkan bahwa para pedagang turut menjaga kebersihan area dengan sistem iuran kecil.

“Ada yang bertugas bersih-bersih, dikelola bareng pedagang lainnya. Iurannya dua ribu per hari, dibersihkan seminggu dua kali, tiap Rabu dan Minggu,” jelasnya.

Dari sekian banyak pilihan jajanan, tahu petis dan es jeruk menjadi menu favorit pengunjung.

Selain itu, ada pula sempolan, pangsit, telur gulung, siomay, aneka snack, dan berbagai jenis es mulai es teh hingga es tebu yang cocok dinikmati sambil menikmati laut Rembang di sore hari.

090add06-3620-41ad-b77a-72af83e3b338

Pesona Cakrawala Turut Melengkapi Suguhan Cita Rasa Kuliner. (Alfia Dwi Nastiti)

Tak hanya menawarkan cita rasa, kawasan kuliner ini juga memiliki daya tarik visual yang kuat.

BACA JUGA :  Persiapkan TAPS, 110 Mahasiswa UT Salut Kartini Rembang Ikuti Bimbingan Artikel Ilmiah

Menurut Gischa, salah satu pengunjung, spot terbaik untuk menikmati sunset berada di tengah bebatuan di bawah lampu penerangan.

Dari sana, pengunjung bisa menyaksikan matahari perlahan tenggelam di cakrawala laut, pemandangan yang kerap diabadikan di media sosial.

“Kalau disuruh menggambarkan tempat ini dengan tiga kata, saya pilih tangguh, elok, dan hidup,” kata Gischa sembari tersenyum.

Berkat keindahan dan keunikan suasananya, kawasan ini juga menarik minat creator turut berperan aktif dalam mempromosikan potensi wisata daerahnya.

Kawasan ini bisa menjadi potensi yang mampu dikembangkan untuk menjadi daya tarik wisata yang menyuguhkan cita rasa dan pesona cakrawala yang dilengkapi keramahan warga Rembang bagi siapapun yang datang.

BACA JUGA :  Direktur Baru UT Semarang Kunjungi Rembang, Turun Tangan Bikin Konten Viral hingga Bedah Isu Organisasi Ilegal

Menutup hari dengan es jeruk segar dan tahu petis hangat di tepi laut Rembang adalah pengalaman sederhana, namun penuh kesan.

Di sinilah cita rasa, budaya, dan keindahan alam berpadu dalam harmoni senja yang tak pernah membosankan.

Video pilihan: Film “Mimpi”


Bagikan :
Editor : Alfia Dwi Nastiti