Kuliah di UT Salut Kartini Rembang Bukan Sekadar Mencari Gelar, tapi juga Membentuk Karakter

Foto bersama mahasiswa UT Salut Kartini setelah mengikuti Upacara di Halaman Kantor Bupati Rembang. (Munjiyati)
REMBANG, utrembang.com – Sistem pembelajaran di Universitas Terbuka (UT) dinilai bukan sekadar memberikan kemudahan akses bagi seluruh masyarakat, tetapi juga mampu membentuk karakter mahasiswa.
Menjadi mahasiswa UT menjadi lebih disiplin, mandiri, dan mampu mengelola waktu dengan lebih bijaksana.
Hal tersebut sesuai yang diungkapkan oleh salah seorang alumni UT Salut Kartini, Ni’man Najih, yang secara langsung merasakan manfaat sistem pembelajaran selama menempuh pendidikan.
Menurut Ni’man, keputusannya untuk melanjutkan pendidikan di UT didasari oleh sistem pembelajaran yang fleksibel sehingga memungkinkan dirinya tetap bekerja sembari berkuliah.
“Waktu itu saya sudah bekerja, sehingga saya memilih kuliah di UT karena waktunya fleksibel. Masuk kuliah hanya pada hari Sabtu dan Minggu, sehingga saya tetap bisa bekerja,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kuliah di UT dengan sistem pembelajaran mandiri membentuk kebiasaan baru.
Mahasiswa dituntut untuk mencari sumber materi lain secara mandiri, menyusun jadwal belajar, serta menyelesaikan tugas tanpa harus selalu ada yang mengingatkan.
“Saya harus dapat membagi waktu antara kuliah dan bekerja. Saya mulai terbiasa membuat jadwal belajar mingguan dan menentukan target penyelesaian modul,” ungkapnya.
Kuliah di UT bukan hanya melatih kedisiplinan. Fleksibilitas yang ada juga dapat membantu mahasiswa membagi prioritas antara kehidupan pribadi, pekerjaan, dan perkuliahan.
Menurut Ni’man, kemampuan itulah yang menjadi bekalnya dan masih diterapkan hingga saat ini.
Baginya, kuliah di UT memberikan pengalaman yang berkesan ketika ia mampu menyelesaikan tugas akhir dan karya ilmiah.
Proses yang ia jalani tentu tidak mudah karena harus dilakukan secara mandiri dalam jangka waktu yang bisa dibilang terbatas.
“Keberhasilan tersebut membuat saya semakin percaya diri bahwa saya bisa melewati berbagai tantangan jika saya disiplin dan konsisten,” tuturnya.
Selain dari sisi akademik, ia juga merasakan manfaat dari lingkungan belajar di UT, tempat ia menemukan banyak teman mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah dan latar belakang yang berbeda.
Pengalaman tersebut ia dapatkan melalui forum diskusi untuk bimbingan karya ilmiah.
“Kami semua saling berbagi pengetahuan dan pengalaman pada saat penyusunan karya ilmiah dan lain sebagainya,” imbuhnya.
Hingga kini, kebiasaan yang terbentuk selama menjalani pembelajaran di UT, seperti mengatur waktu dan belajar secara mandiri, masih ia terapkan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya di lingkungan kerja.
Video pilihan: Karavista Musik