Berita

Belajar dari Praktisi, Peserta Bimtek Dinarpus Rembang Masuk Babak Baru Teknik Penulisan Artikel

Belajar dari Praktisi, Peserta Bimtek Dinarpus Rembang Masuk Babak Baru Teknik Penulisan Artikel
Bagikan :

Belajar dari Praktisi, Peserta Bimtek Dinarpus Rembang Masuk Babak Baru Teknik Penulisan Artikel

Injak Hari Kedua Bimtek Artikel Dinarpus Rembang, Belajar dengan Ahli. (Windy Eka Putri Devina)

REMBANG, utrembang.com – Pelatihan menulis artikel berbasis konten budaya lokal di Perpustakaan Daerah Kabupaten Rembang memasuki sesi lanjutan pada Senin (17/11).

Dalam kesempatan ini, peserta mempelajari kerangka penulisan artikel sekaligus mengikuti praktik penulisan setelah sebelumnya menerima materi pengenalan dasar.

Narasumber kegiatan, Moch. Ilyas Al-Musthofa, menyampaikan bahwa kerangka merupakan pondasi dalam menulis sebuah artikel yang baik, sehingga peserta perlu memahami cara menyusun kerangka yang sesuai dengan pedoman agar pesan yang disampaikan lebih nyata.

“Hari ini sifatnya teknis. Teman-teman pegiat literasi diajarkan bagaimana teknis membuat artikel, terutama di bagian kerangka. Jadi kita belajar bagaimana kerangka artikel tersebut kita susun,” ungkap Ilyas.

BACA JUGA :  Pantai Pasir Putih Wates, Ruang Tenang untuk Liburan Keluarga

Dalam penyusunan kerangka artikel, Ilyas menekankan pentingnya kemampuan menyusun serta mengidentifikasi bahasan.

“Ini penting. Artikel harus kita pilah bahasan-bahasannya. Kemudian juga ada rumusan bahasan atau rumusan masalah yang berisi masalah-masalah yang mungkin terjadi terkait topik itu. Masalah itulah yang nanti harus dijawab oleh penulis,” tambahnya.

Salah seorang peserta, Habibatun Nafisah, merasa pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama bagi para penulis yang baru terjun.

“Penyampaian materi dari pemateri sangat mendaging, jelas, dan mudah dipahami. Ke depannya saya berharap selalu ada pendampingan atau wadah bagi anak-anak maupun masyarakat yang suka menulis, supaya mereka bisa terus menyalurkan hasil tulisan mereka,” kata Habibah.

Meski mayoritas peserta yang bergabung berusia di atas rata-rata pegiat literasi muda, antusiasme mereka sangat tinggi.

BACA JUGA :  Semangat Tak Pernah Padam, Kisah Eny Mengajar dan Mengabdi di UT Salut Kartini Rembang

Hal tersebut terbukti sesaat setelah sesi resmi ditutup, beberapa peserta masih bertahan untuk berkonsultasi langsung dengan narasumber mengenai kerangka artikel yang sedang mereka susun.

Tingginya minat ini menunjukkan adanya keinginan kuat dari masyarakat untuk meningkatkan kemampuan menulis, khususnya dalam mendokumentasikan budaya lokal secara lebih sistematis dan berkualitas.

Bimbingan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis, baik bagi penulis pemula maupun yang sudah berpengalaman.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong para penulis untuk terus mendokumentasikan budaya daerah secara akurat, sistematis, dan menarik sehingga kekayaan budaya, khususnya di Rembang, dapat tersampaikan lebih luas melalui karya tulis yang berkualitas.

Video pilihan: Kuliah di UT Sungguh Mudah

BACA JUGA :  Peringati HUT ke-80, Peresmian Gedung Baru PMI Rembang Jadi Kado Manis

Bagikan :
Editor : Alfia Dwi Nastiti