Bulan Dana Kemanusiaan PMI Rembang 2025 Lampaui Target, Capai Rp 833 Juta
REMBANG, utrembang.com – Bulan Dana Kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rembang yang dilaksanakan selama tiga bulan berhasil melampaui target.
Dari target sebesar Rp 775 juta, terkumpul dana hingga Rp 833.393.000. Kegiatan ini ditutup tepat waktu pada Selasa (4/11) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rembang.
Penutupan kegiatan dilakukan secara resmi oleh Bupati Rembang, Harno.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas pencapaian Bulan Dana Kemanusiaan PMI yang melebihi target.
“Terima kasih kepada Bu Lina dan semua pihak yang telah berpartisipasi atas keberhasilan Bulan Dana PMI ini,” ucap Harno.
Setiap tahun, target Bulan Dana Kemanusiaan PMI mengalami kenaikan sekitar 10 persen dari tahun sebelumnya.
Dana yang terkumpul digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan.
“Dana yang sudah didapat akan digunakan untuk kegiatan sosial, mulai dari donor darah, pembinaan relawan, penanggulangan bencana, hingga kegiatan sosial yang langsung menyentuh masyarakat,” jelas Lina, Ketua Bulan Dana Kemanusiaan PMI Kabupaten Rembang.
Lina menegaskan bahwa meskipun dirinya tidak lagi menjabat di Rembang, pengawasan penggunaan dana tetap akan dilakukan oleh Pengadilan Negeri.
“Meskipun nanti saya pergi, Pak Kasie Intel Pengadilan Negeri mohon tetap diawasi, supaya tidak ada dusta di antara kita,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Rembang, dr. Samsul Anwar, menjelaskan bahwa keberhasilan pengumpulan dana tahun ini tidak lepas dari peran aktif Lina serta kemudahan dalam proses pembayaran.
“Uang yang terkumpul akan dilaporkan ke Inspektorat, setelah itu semuanya akan digunakan untuk masyarakat. Seperti kemarin saat bencana di Sumber, seluruh hasil Bulan Dana kembali untuk masyarakat,” ujar Samsul.
Melalui kegiatan ini, tumbuh semangat kemanusiaan, kepedulian sosial, serta sinergi yang kuat antara pemerintah, PMI, dan seluruh elemen masyarakat.
Dengan kebersamaan dan keikhlasan, misi kemanusiaan di Kabupaten Rembang diharapkan dapat terwujud secara berkelanjutan.
Video pilihan: Universitas Terbuka di Era Digital