Cegah Praktik Plagiasi, UT Semarang Gelar Workshop Tugas untuk Bekali Mahasiswa Baru

Kegiatan Workshop Tugas Mahasiswa Baru di Aula Salut Kartini (Windy Eka Putri Devina)
REMBANG, utrembang.com – Tindakan plagiasi menggunakan Artificial intelligence (AI), praktik copy paste, hingga kelalaian mengunggah tugas masih menjadi persoalan yang sering dilakukan mahasiswa. Karena itu, UT Semarang menggelar Workshop Tugas Mahasiswa Baru di Aula Gedung Salut Kartini Rembang, Kamis (8/10/2026).
Perwakilan Salut Kartini, Musahadatus Sifa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan dari UT Semarang untuk mahasiswa.
“Kegiatan workshop ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan dari UT Semarang agar teman-teman dapat mengikuti perkuliahan dengan baik dan mengerjakan tugas dengan baik, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Sifa dalam sambutannya.
Salah satu pemateri yang merupakan Dosen Program Studi Agribisnis, Nurul Khotimah menyampaikan persoalan yang sering ditemuinya antara lain tindakan plagiasi AI, praktik copy paste dan kelalaian dalam mengunggah tugas.
“Yang sering saya temui banyak yang plagiasi dari AI atau copy paste, dan banyak juga mahasiswa yang tidak mengunggah tugas,” ungkap Nurul.
Menurut Nurul, mahasiswa perlu memperbaiki niat sejak awal menjalani perkuliahan. Kuliah di UT seharusnya tidak hanya berorientasi pada perolehan gelar atau ijazah, tetapi juga pada proses mencari dan mengembangkan ilmu.
“Kalau niatnya ingin mencari ilmu maka ia sudah pasti akan serius. Kemudian ketika niat sudah benar akan dibarengi dengan usaha,” katanya.

Pemaparan materi Workshop dari UT Semarang
Lebih lanjut, ia juga mengimbau mahasiswa untuk menyampaikan kepada tutor secara langsung apabila terdapat materi yang belum dipahami.
“Kalau dalam proses belajar ada hal yang tidak diketahui atau sulit di pahami harus disampaikan ke tutor tetapi bergantung juga dengan model pembelajaran. Kalau tuton kan asinkronus, tidak bisa ditanggapi secara langsung, mahasiswa bisa mengirim pesan ke tutor melalui e-learning, grup Whatsapp atau chat pribadi melalui Whatsapp,” jelas Nurul.
Sementara itu, salah satu peserta, Afifatun Nisa menilai kegiatan tersebut membantu dan cukup menambah wawasannya.
“Acara hari ini seru dan cukup menambah wawasan. Adanya kegiatan ini cukup membantu sekali. Semoga setelah ini saya bisa mengerjakan tugas dengan maksimal, rapi dan terstruktur,” ungkap Afi.
Melalui kegiatan workshop ini diharapkan agar mahasiswa tetap semangat belajar dan memperbaiki niat dalam menjalani perkuliahan di UT.
Mahasiswa perlu menjadikan proses perkuliahan sebagai kesempatan untuk mencari ilmu, sehingga dapat membangun semangat belajar mandiri, mempelajari modul, serta mengerjakan setiap tugas dengan sungguh-sungguh.