Perkuat Konsolidasi dan Peningkatan Kapasitas, Karang Taruna Kabupaten Rembang Gelar Apel dan Akademi

Pemberian materi dalam kegiatan Apel dan Akademi Karang Taruna Kabupaten Rembang. (Putri Ulya Najwa Robbaniya)
REMBANG, utrembang.com – Dalam upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas anggotanya, Karang Taruna Kabupaten Rembang menggelar Apel dan Akademi Karang Taruna selama dua hari, 4–5 Juli 2026, di Bumi Perkemahan Karangsari Park, Kecamatan Sulang.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Rembang, Dumadiyono, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi pengurus Karang Taruna di seluruh tingkatan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menjalin silaturahmi antarpengurus Karang Taruna desa, kecamatan, dan kabupaten, sekaligus melakukan konsolidasi kepengurusan baru, mempererat persatuan, serta menyosialisasikan berbagai program Karang Taruna,” ujar Dumadiyono.
Kegiatan tersebut diikuti 371 peserta yang terdiri atas 294 ketua Karang Taruna desa/kelurahan, 42 pengurus tingkat kecamatan, dan 35 pengurus Karang Taruna Kabupaten Rembang.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai materi yang disampaikan oleh narasumber profesional. Kegiatan tersebut dipadukan dengan senam bersama dan outbound.
Rangkaian kegiatan itu dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta sekaligus memperkuat kekompakan antaranggota Karang Taruna.
Pada masa kepemimpinannya, Dumadiyono menargetkan seluruh Karang Taruna di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dapat lebih aktif.
Ia juga berupaya memfasilitasi kebutuhan administrasi pengurus, mulai dari penerbitan surat keputusan (SK), penyediaan seragam identitas, hingga dukungan terhadap kegiatan sosial melalui mobil operasional Karang Taruna Kabupaten Rembang.
Salah seorang peserta, Desiana Izzatunnada, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, kesempatan bertemu peserta dari berbagai daerah serta suasana kebersamaan menjadi pengalaman yang paling berkesan.
“Materi yang paling berkesan bagi saya adalah materi tentang pemadam kebakaran. Kami tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teori, tetapi juga diberi kesempatan mempraktikkan langsung cara memadamkan api. Saya juga ingin menerapkan ilmu pertolongan pertama di Karang Taruna daerah saya karena keterampilan itu sangat penting dalam kehidupan sehari-hari,” kata Desi.
Ia juga mengajak pemuda di Kabupaten Rembang untuk tidak ragu aktif di Karang Taruna. Menurutnya, pengalaman berorganisasi dapat menjadi sarana mengembangkan diri sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.
Ia berharap kegiatan Apel dan Akademi Karang Taruna dapat diselenggarakan secara berkelanjutan dengan materi yang semakin beragam serta melibatkan lebih banyak pemuda di Kabupaten Rembang.
Video pilihan: Karavista Musik