Berita

Kunjungan ke Perpustakaan Daerah Meningkat Hampir Tiga Kali Lipat, Fasilitas dan Event Jadi Penarik Utama

Kunjungan ke Perpustakaan Daerah Meningkat Hampir Tiga Kali Lipat, Fasilitas dan Event Jadi Penarik Utama
Bagikan :

Kunjungan ke Perpustakaan Daerah Meningkat Hampir Tiga Kali Lipat, Fasilitas dan Event Jadi Penarik Utama

Pengunjung Menikmati Fasilitas Perpustakaan Rembang. (Windy Eka Putri Devina)

REMBANG, utrembang.com – Kunjungan ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Rembang melonjak drastis sepanjang 2025.

Berdasarkan data dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, jumlah pengunjung mencapai lebih dari 7.000 orang, meningkat hampir tiga kali lipat dari total pengunjung tahun sebelumnya yang hanya mencapai 2.700 orang.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Achmad Sholchan, menyampaikan bahwa peningkatan tersebut dipengaruhi oleh fasilitas dan berbagai event yang diselenggarakan di gedung perpustakaan.

“Yang paling berpengaruh adalah fasilitas yang kami sediakan dan berbagai event yang kami selenggarakan seperti Duta Literasi, kemudian bimtek-bimtek yang secara langsung maupun tidak langsung membuat semakin banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan gedung perpustakaan daerah,” jelasnya.

BACA JUGA :  Rembang Smart dan Sustainable 2030: Sinergi Generasi Z dalam Akselerasi Pembangunan SDM Berbasis Kearifan Lokal

Dilihat dari sisi demografis, sebagian besar pengunjung adalah rombongan siswa sekolah di Kabupaten Rembang, sementara mahasiswa dan masyarakat umum relatif lebih sedikit.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan koleksi buku yang relevan dengan kebutuhan akademik mahasiswa.

Selain itu, terdapat beberapa kendala yang masih harus diselesaikan, seperti keterbatasan jumlah sarana yang tersedia dan kurangnya promosi di media sosial.

“Untuk kendala saat ini, kami masih minim fasilitas pelengkap. Contohnya, jumlah komputer di ruang digital library yang masih sedikit sehingga anak-anak atau pengunjung yang ingin menggunakan fasilitas tersebut menjadi terbatas. Kemudian, promosi media sosial yang kurang maksimal, serta koleksi yang sifatnya fiksi untuk anak-anak memang perlu kami tingkatkan,” tambah Sholchan.

BACA JUGA :  Tak Wajibkan Skripsi, Universitas Terbuka Terapkan Beragam Pilihan Tugas Akhir untuk Mahasiswa

Seorang mahasiswa dari Universitas YPPI Rembang, Resita Nurdianti, mengaku senang ketika berkunjung ke gedung perpustakaan.

Ia mengapresiasi fasilitas yang ada serta pelayanan yang ramah dan sigap membantu pengunjung.

“Tempatnya nyaman, fasilitas yang disediakan juga sudah cukup baik mulai dari Wi-Fi, ruang komputer, serta fasilitas bermain bagi anak-anak. Untuk koleksi buku juga lumayan beragam, namun menurut saya masih harus ditambah seperti buku-buku fiksi terbaru atau terbitan populer yang sedang dicari,” ujar Resita.

Ke depan, pihak Perpustakaan Daerah Rembang telah menyiapkan sejumlah strategi dan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan.

Salah satu rencana yang tengah dipersiapkan adalah penataan lingkungan perpustakaan serta pembangunan home theater edukasi.

BACA JUGA :  Empat Prodi FHISIP UT Kini Berubah Nama, Mahasiswa Diminta Tak Khawatir

Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menayangkan film-film edukatif kepada rombongan siswa sehingga pengalaman berkunjung menjadi lebih menarik dan mampu menambah literasi peserta didik.

Untuk jangka panjang, perpustakaan berfokus pada peningkatan sarana dan prasarana, termasuk penambahan koleksi buku dan pembaruan koleksi e-book.

Meski sudah memiliki aplikasi iRembang, sebagian besar kontennya masih berupa buku pelajaran yang tidak lagi relevan akibat perubahan kurikulum.

Hal ini membuat aplikasi tersebut jarang diakses, sehingga pembaruan konten digital menjadi salah satu prioritas perbaikan ke depan.

Video pilihan: Kuliah di Kampus Negeri yang Tidak Jauh dari Rumah?


Bagikan :
Editor : Alfia Dwi Nastiti