Jawab Keresahan Mahasiswa, SALUT Kartini Rembang Kupas Tuntas Kurikulum Baru UT Tahun 2025
REMBANG, utrembang.com – Semester depan Universitas Terbuka (UT) menerapkan kurikulum baru. Kurikulum ini dirancang sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan di dunia kerja.
Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Kartini Rembang gelar kegiatan Sosialisasi Kurikulum Baru 2025 untuk mengenalkan dan menjawab keresahan mahasiswa dengan adanya kurikulum baru. Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, (27/7) di Aula SALUT Kartini Rembang. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pengurus kelas dan mahasiswa Prodi Pendidikan Dasar (PENDAS) maupun Non-PENDAS, khususnya mahasiswa semester 6, 7, 8, atau lebih.
“Kami ingin menegaskan bahwa kurikulum baru ini tidak akan merugikan mahasiswa semester delapan atau semester akhir yang akan yudisium karena adanya sistem penyetaraan mata kuliah antara kurikulum lama dan kurikulum baru,” jelas Kepala SALUT Kartini Rembang, Ahmad Sholchan.
Sholchan juga memaparkan beberapa perbedaan antara kurikulum lama dan kurikulum baru, mulai dari perubahan kode mata kuliah hingga perubahan pemilihan Tugas Akhir Program Sarjana (TAPS).
“Hal yang membedakan dari kurikulum lama dengan kurikulum baru yaitu adanya perubahan kode mata kuliah, penyetaraan mata kuliah kurikulum lama dengan kurikulum baru, adanya mata kuliah wajib dan mata kuliah pilihan yang muncul, serta perubahan pilihan Tugas Akhir Program Sarjana (TAPS),” ujar Sholchan.
Admin SALUT Kartini Rembang, Musahadatus Sifa menambahkan, kurikulum baru ini dirancang lebih modern untuk menyesuaikan perkembangan zaman dan di sesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa untuk terjun di lingkungan kerja yang memberikan keuntungan bagi mahasiswa.
“Kurikulum baru ini dikemas lebih modern serta disesuaikan untuk kebutuhan mahasiswa agar siap terjun di dunia kerja. Salah satu yang membedakan adalah adanya pilihan Tugas Akhir Program Sarjana (TAPS) yang lebih fleksibel dimana bisa memilih antara Uji Komprehensif Tertulis (UKT), artikel ilmiah, atau proyek,” tutur Sifa.
Ia juga menjelaskan adanya perbedaan kurikulum antara PENDAS dan Non-PENDAS, bagi Mahasiswa PENDAS antara pre-service (tanpa SK) dan in-service (dengan SK) memiliki perbedaan dalam kurikulumnya.
“Sistem pembelajaran antara kurikulum lama dan baru masih sama, hanya saja kualitas pembelajarannya kini lebih ditingkatkan,” imbuhnya.
Sifa menyebutkan sosialisasi ini tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa lama, tetapi juga akan disampaikan kepada mahasiswa baru UT Rembang.
Di sisi lain, Layli, mahasiswa Prodi Manajemen semester 7, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan sosialisasi kurikulum baru yang diadakan SALUT Kartini Rembang.
“Sosialisasi ini cukup membantu saya dalam memahami perubahan yang ada, terutama terkait tugas akhir yang lebih fleksibel. Saya berharap kurikulum baru 2025 bisa benar-benar menyesuaikan dengan kebutuhan zaman dan dunia kerja saat ini dan yang penting tidak merugikan mahasiswanya,” kata Layli.
Adanya kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa diharapkan dapat lebih siap dan tidak lagi khawatir dalam menghadapi transisi kurikulum. Mahasiswa juga diharapkan memiliki pemahaman yang lebih terkait kebijakan dan perubahan Kurikulum Baru 2025. Tim SALUT Kartini Rembang pun berupaya memastikan seluruh mahasiswa dapat mengikuti transisi kurikulum tanpa adana kebingungan.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah awal dan penting untuk menjembatani komunikasi antara pihak SALUT Kartini Rembang dengan mahasiswanya. Tidak hanya ke mahasiswa lama, tetapi juga akan menjadi bekal awal untuk mahasiswa baru UT Rembang. Ke depannya, diharapkan Kurikulum Baru 2025 mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan yang lebih relevan di UT Rembang dan adaptif terhadap tuntutan zaman.
Video pilihan: Cara Cek Mata Kuliah Wajib Tuton